Stefanus mega asked 3 months ago

Sore ibu, mau matur. Sy mega, mengontrak di perum citra indah gg. 9 merbung. Setelah lama mencari kerja, saya putuskan untuk membuka usaha laundry dengan modal nekat pinjam bank. Dengan keyakinan bahwa jika bersungguh-sungguh pasti berhasil. Saya memasang neonbox dan papan nama di depan kios yang saya sewa. Di jl tentara pelajar nomer 1. Gayamprit Hari ini tgl 15 agustus 2017 persis satu minggu setelah buka. saya disodori surat penarikan pajak reklame. Belum pun saya dapat karyawan, belum pun konsumen datang dan usaha saya belum jalan. Saya sudah harus bayar pajak papan nama usah saya, yang tidak sedikit yaitu sebesar 975.000 rupiah. Walaupun hanya ukm rasnya bangga jika saya ikut membangun Klaten dan ikut mencipta lapangan kerja baik buat saya ataupun karyawan. Tapi sepertinya pemerintah Klaten tidak berpihak pada ukm yang sedang berjuang untuk berdiri, bukan berarti saya menghindar dari pajak. Bahkan maunya nanti jadi wajip pajak. Tapi sebagai ukm yang baru akan berdiri setidaknya kami dibimbing dan diberikan insentif berupa kelonggaran waktu mungkin 6 bulan setelah mulai terlihat keuntungan barulah kami dapat membayar pajak papan nama. Belum pun lunas tempat kami sewa, belum jelas apakah angsuran bank dan karuawan akan terbayar tapi…Ibu sudah meminta lebih dulu..Mohon ibu.. datalah dulu kami, bantu kami berdiri, setelahnya kami bantu klaten tercinta. Gunakan pajak untuk membangun kami, bukan kami yang baru mau berdiri sudah di gorok sama pajak. Demikian permohonan kami ibu..Bukankah pengembamgan ukm bagian dari cita cita ibu. Saya yang tak kuasa. Stefanus mega. Silahkan potong neonbox saya

Pajak Papan Nama
admin Staff replied 3 months ago

Terimakasih atas partisipasi saudara, laporan ini akan kami sampaikan ke SKPD terkait.